Lakum Diinukum Waliya Diin

Lakum Diinukum Waliya Diin

Lakum Diinukum Waliya Diin

Peringatan Hari Natal & Tahun Baru, dapat dipastikan keduanya bukan dari Al Islam. Walaupun kenyataannya tidak sedikit kaum Muslimin yang tenggelam didalamnya; baik dalam meramaikannya, menyemarakkannya hingga mengambil untung material, hingga pengucapan “Selamat”.

Tentu jika kita lihat hal ini dari kacamata Syari’at, dapat dipastikan bahwa yang demikian itu adalah kesalahan yang tidak kecil. Selain menunjukkan kebodohan, kelemahan iman, krisis jati diri, budaya meniru (tasyabbuh), juga salah satu bentuk kema’shiyatan kepada Allooh سبحانه وتعالى dan Rosuul-Nya صلى الله عليه وسلم.

Kaum Muslimin mestinya bangga dengan Al Islam. Tidak selalu meniru (tasyabbuh) kepada ajaran lain. Dapat memahami dan menerapkan makna TOLERANSI yang DIBENARKAN OLEH SYARI’AT, yaitu: “LAAKUM DIINUKUM WALIYA DIIN” (Bagi kalian Agama kalian & Bagiku adalah Agamaku).

Toleransi bukan berarti mengucapkan “Selamat Natal & Tahun Baru” atau tukar menukar hadiah kepada orang yang tidak beriman akan kebenaran Al Islam.
Apalagi didalam Al Qur’an, orang kaafir itu, jika mati dalam keadaan kaafir maka mereka terancam masuk Jahannam sebagaimana Allooh سبحانه وتعالى berfirman dalam Surat Al Bayyinah (98) ayat 5:

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ أُولَٰئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ

Artinya:
Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.”

Maka bagaimanakah orang yang menurut Allooh سبحانه وتعالى itu “Calon Celaka” malah diberi kata “Selamat…” ???
Bukankah hal ini adalah bentuk pernyataan yang sebenarnya bertolak belakang dengan apa yang diyakininya ? Maka pahamilah dan cermatilah.

Selamat menyimak audio khutbah Jum’at berikut ini !!

Download: preview.mp3?sId=uYGOyMBI9sJiRkH2

Download: preview.mp3?sId=YMCbEFF4cRNn9H4H

Download:

Lakum Diinukum Waliya Diin, Bagian-1

Lakum Diinukum Waliya Diin, Bagian-2

Sumber : http://ustadzrofii.wordpress.com/2013/12/28/lakum-diinukum-waliya-diin/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s